Borneo Instyle 2016
Saya mengenal beberapa manager
yang memegang store dari beberapa brand internasional di kota ini, dan saya pun
berteman baik dengan beberapa orang yang sedang merintis bisnis sendiri dengan
menjual produk KW dari brand – brand tersebut. Terkadang saat promo kedua pihak
ini masuk, saya hanya bisa bicara dalam hati. Semoga hal seperti ini, segera bisa
di dapatkan solusi adilnya.Sehingga kedua pihak bisa tidak di rugikan.
Namun di samping pebisnis yang
menjual brand KW, saya juga menemui bebrapa manager yang berhasil meniupkan
brand buatan mereka di kota ini. Membvanggakan memang di tengah persingan ini,
ada anak banua yang berhasil ikut bertarung di dalamnya. Walaupun memeang brand
mereka tidak bisa bertarung seperti brand brand nasional maupun Internasional,
namun membanggakan melihat perjuangan mereka menancapkan kakinya sendiri di
ring persaingan di Banjarmasin.
Satu hal lagi, sebagian besar
masyarakat di Banjarmasin adalah pengikut, dimana segerombolan orang ini
mengikuti satu style yang di anggap sedang trend. Sehingga mereka seperti
sekumpulan ternak yang sedang memakan makanan dari satu pabrik. Entah apakah memang
style mereka lahir dari ide dan hati, atau hanya lewat mata saja. Karana nama
maupun identitas dari tiap orang dari gerombolan pengikut style ini berbeda
beda. Inilah yang membuat persaingan bisnis di kota ini semakin keras, memang
jika di lihat dan dirasakan kota ini sangat damai dan tenteram namun jika kita
telaah kota ini seperti panpan catur dimana masyarakat sudah memilih warna
meraka dan sedihnya hanya dua warna. Sehingga jika ada orang yang membawa warna
baru dengan kurang strategis, maka warna tersebut akan segera hancur, Yah
disini branding strategic yang tepat sangat harus diperhatikan oleh pendatang
baru.
Blog ini akan mengajak anda berbicara tentang beberapa trend dan tatacara berpenampilan di kota Banjarmasin. so... Bookmark this link biar tetep stay awake dengan keadaan dan info terbaru di kota ini...


0 comments:
Post a Comment